1. Pahami Subjek Anda
Dalam hipnosis, tidak ada istilah "subjek yang baik" atau "subjek yang buruk". Yang ada hanyalah subjek dengan tingkat subjektivitas yang tinggi atau rendah. Jika anda menerapkan metode yang tepat, maka hampir semua orang bisa anda hipnotis. Nah, bagaimana metode yang paling sempurna untuk menaikkan tingkat sugestivitas subjek? Jawabannya ialah dengan cara menghilangkan rasa takut atau khawatir yang ada dalam dirinya dikala akan dihipnotis. Hal ini bisa dilakukan dengan melaksanakan obrolan ringan dan kalem di awal sesi.
2. Lakukan tes sederhana untuk mengetahui tingkat sugestivitas subjek
Sebelum masuk ke tahap hipnotis yang asli, anda bisa melaksanakan beberapa tes sugestivitas untuk mengetahui seberapa susah atau mudahnya subjek anda dihipnotis. Tes yang bisa anda lakukan antara lain ialah "hand clasp test" (meminta subjek menangkupkan kedua tangan, sugestikan bahwa beliau tidak akan bisa melepaskan dua tangan tersebut), arm catelepsy test (meminta subjek merentangkan lengannya ke depan, dan menawarkan sugesti bahwa tangannya makin lama akan terasa mengeras menyerupai batu), dan masih banyak tes-tes sugestivitas sederhana lain yang bisa anda lakukan.
3. Buat subjek merasa nyaman
Subjek hanya akan bisa mengikuti sugesti yang anda berikan di alam bawah sadar dikala ia merasa nyaman. Oleh alasannya itu, sangat penting untuk membuatnya rileks dan nyaman dengan semua proses yang akan dilaluinya. Pastikan subjek merasa nyaman dengan kondisi di sekitarnya, dengan pakaiannya, dan yang terpenting ialah nyaman terhadap kehadiran anda sebagai hipnotis.
4. Berikan sugesti yang simpel, terang dan bertahap
Pastikan dalam menawarkan hipnotis anda menawarkan isyarat yang dapat dipahami oleh subjek dengan jelas. Instruksikan juga banyak sekali sugesti secara bertahap, dari yang paling dasar hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Contohnya, "Jika anda mengikuti isyarat dari saya, menyerupai melihat ke arah tertentu, atau menghitung dalam hati hingga angka tertentu, maka anda secara perlahan akan mencicipi kaki anda terasa berat dan makin berat. Teruskan sugesti ini di dalam diri anda, dan anda akan siap untuk mendapatkan sugesti yang sifatnya lebih kompleks."
5. Yakinkan subjek untuk secara sukarela memasuki alam relaksasi
Anda bisa menanamkan hal ini ke dalam subjek dengan mengatakan, "Faktor penting yang menentukan keberhasilan hipnotis ini bukan pada saya, tapi pada anda. Cobalah untuk rileks dan lebih rileks. Bawa diri anda memasuki alam relaksasi lebih dalam, dan jauh lebih dalam. Ikuti setiap isyarat yang saya berikan, alasannya hal ini akan terus membawa anda ke alam relaksasi yang makin dalam, makin dalam, hingga balasannya anda bisa mencapai alam bawah sadar anda.
6. Ulangi beberapa kata sugesti yang penting
Jangan ragu untuk mengucapkan beberapa kata sugesti penting untuk membantu subjek mencapai alam bawah sadar, contohnya menyerupai "rileks", "tenang", "santai", "masuk makin dalam dan makin dalam ke alam relaksasi". Pengulangan kata-kata ini bisa membuat subjek merasa lebih rileks dan nyaman sehingga mempermudah ia untuk mendapatkan sugesti dari anda.
7. Sekali lagi, berikan sugesti secara bertahap
Dalm ilmu hipnotis, ada istilah "ideomotor" (segala sesuatu yang berafiliasi dengan gerakan) dan "ideosensory" (segala sesuatu yang berafiliasi dengan panca indera dan pikiran). Berikan sugesti awal dalam ideomotor dan ideosensory terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap yang lebih jauh. Contoh : "Tarik nafas anda (ideomotor) dalam-dalam dan lebih dalam. Setelah itu berhitunglah dari 1 hingga 10 (ideosensory), dan tiap hitungan akan membawa anda memasuki alam relaksasi makin dalam dan makin dalam.
8. Perkuat sugesti psikologis dengan kontak fisik
Sugesti psikologis bisa diperkuat dengan sentuhan-sentuhan ringan, menyerupai usapan di kedua kaki, ketukan jari anda di pundak subjek, atau meletakkan tangan anda di dahi subjek. Pastikan untuk melaksanakan proses ini dengan lancar, natural, dan mengalir sehingga tidak membuat subjek menjadi terkejut.
9. Jangan terburu-buru
Pastikan untuk melaksanakan semua langkah-langkah hipnotis dengan pelan dan mantap. Tidak perlu tegesa-gesa untuk membawa subjek memasuki alam bawah sadar. Pastikan semua sugesti anda diberi jeda yang cukup sehingga pikiran sang subjek memiliki waktu untuk menyerapnya.
10. Jangan pernah menyalahkan subjek anda
Satu tips penting lagi, jangan pernah mengatakan pada sang subjek bahwa ia ialah seseorang yng sulit untuk dihipnotis. Jika anda gagal di kesempatan pertama untuk mempengaruhi orang, katakan saja pada subjek anda bahwa ia telah berusaha dengan baik, dan mungkin diharapkan beberapa sesi pelengkap untuk membuat hipnotis ini berhasil. Ini juga menjadi suatu membuktikan bagi anda untuk terus berlatih dan berlatih sehingga kemampuan anda sebagai andal hipnotis makin baik dan persentase kesuksesan anda dalam mempengaruhi orang semakin tinggi.